Sabtu, 16 Maret 2019

Menjelajah Indonesia (Destinasi Wisata (Part 1))


Assalamu'alaikum sobat...!

Memasuki musim liburan tentunya tidak asing dengan istilah berlibur. Rasanya nggak afdhol kalau kita sebagai bangsa Indonesia nggak mengunjungi tempat-tempat populer di Indonesia. Sobat-sobat jangan khawatir, pada blog ku kali ini, aku akan memberikan sedikit informasi mengenai destinasi wisata di Indonesia. Because siapa kita...??? INDONESIA...!

1.    Pantai Sumurtiga – Sabang

Mari kita mulai penjelajahan dari ujung paling barat Indonesia, Sabang. Di sini ada banyak tempat wisata menarik yang wajib Anda kunjungi, salah satunya adalah Pantai Sumurtiga yang terletak di Kota Sabang, Provinsi DI Aceh. Pantai berpasir putih ini memiliki garis pantai yang panjang dengan air lautnya yang berwarna biru muda, lengkap dengan pepohonan kelapa yang tersebar di sepanjang bibir pantai. Tak heran kalau banyak orang menyebut Pantai Sumurtiga sebagai Hawaii-nya Sabang. Selain berselancar dan menikmati keindahan bawah laut dengan ber-snorkeling ria, sobat juga bisa menginap di cottage yang banyak terdapat di sekitar pantai. Asyik banget kan ?


2.    Danau Toba – Sumatera Utara

Sobat tentu sudah tak asing lagi dengan tempat wisata yang satu ini, kan? Ya, keindahan Danau Toba dengan Pulau Samosir di tengahnya memang berhasil menarik perhatian wisatawan, tidak hanya lokal, tapi juga internasional. Danau Toba sendiri merupakan sebuah danau raksasa yang terbentuk akibat dari aktivitas gunung berapi. Danau ini memiliki panjang 100 km dan lebar 30 km dan disebut-sebut sebagai danau vulkanik terindah yang dimiliki Indonesia. Tidak hanya wisata danaunya yang menarik, di sini pengunjung juga bisa menjelajah kawasan hutan pinus di sekitar danau, menikmati pemandian air hangat, dan bermain-main di sekitar air terjun. Sudah? Tunggu dulu, di Pulau Samosir ada 2 desa wisata yang juga tak luput dari perhatian wisatawan, yakni Tomok dan Tuktuk. Di Tomok, Anda bisa mengunjungi makam Raja Sidabutar, Museum Batak, dan melihat pertunjukan boneka Sigale-gale. Mau bermalam di sini? Ada banyak penginapan murah di Tuktuk yang bisa Sobat jadikan referensi. Lengkap banget, kan?

3.    Ngarai Sianok – Bukittinggi

Jika sudah puas menjelajah tanah Sumatera Utara, sekarang giliran Anda untuk melangkahkan kaki ke Sumatera Barat, tepatnya di Kota Bukittinggi. Ya, kota dengan relief alam berbukit-bukit ini memang memiliki banyak tempat wisata cantik yang sayang untuk dilewatkan, salah satunya adalah Ngarai Sianok. Bagi yang belum tahu, Ngarai Sianok merupakan sebuah lembah sempit dengan bukit-bukit bertebing curam di sekelilingnya. Di tengah lembah ini mengalirlah sungai kecil yang membuat pemandangan semakin menakjubkan. Di sini, selain bersepeda, trekking, atau berjalan-jalan ringan, Anda juga bisa berdiam diri menikmati ketenangan yang ditawarkan Ngarai Sianok. Karena suasananya yang menenangkan itulah tempat wisata ini juga disebut Lembah Pendiam. Jika punya kesempatan menjelajah Bukittinggi, jangan lupa mampir ke sini, ya!



     4. Sungai Kampar – Riau

Pernah membayangkan tidak bagaimana rasanya surfing di sungai? Ya, selama ini kita memang mengenal surfing alias berselancar sebagai olahraga air yang hanya bisa dilakukan di pantai dengan ombak yang besar. Kalau Anda main ke Riau, semua teori di atas akan dengan mudah terbantahkan. Pasalnya, di Riau ada satu tempat wisata yang sangat pas dijadikan arena berselancar bersama teman-teman, yakni Sungai Kampar. Terkenal dengan ombak Bono-nya yang bisa mencapai tinggi 6 meter, sungai yang terletak di Teluk Meranti, Kabupaten Palalawan, Riau, ini merupakan destinasi yang cocok untuk memuaskan hasrat berselancar Anda. Banyak peselancar mancanegara yang rela jauh-jauh datang ke Riau demi bisa menaklukkan ombak sungai yang terletak persis di garis ekuator ini. Bagaimana, tertarik menguji adrenalin di sini?

     5. Anambas – Kepulauan Riau

Di Kepulauan Riau, ada satu tempat wisata dengan pemandangan alam yang begitu memesona dan tak boleh dilewatkan ketika berkunjung ke sini. Ya, apa lagi kalau bukan Kepulauan Anambas? Seperti halnya Raja Ampat, tempat wisata yang pada 2013 lalu pernah dianugerahi sebagai Kepulauan Tropis Terbaik di Asia versi CNN ini memang menyimpan begitu banyak keindahan yang belum tersentuh tangan manusia. Laut biru dengan pasir putihnya yang lembut serta terumbu karang yang cantik dijamin akan menyihir siapa saja yang berkunjung ke sini. Konon saking cantiknya, pemandangan di sini sampai mengalahkan Maldives! Siap berlibur ke sini?



     6. Candi Muaro Jambi – Jambi

Selama ini, dua candi yang paling banyak dikenal di Indonesia adalah Candi Prambanan dan Candi Borobudur. Namun tahukah Anda, bahwa di tanah Jambi juga terdapat sebuah kompleks candi Hindu-Budha terbesar di Indonesia? Ya, Candi Muaro Jambi namanya. Tempat wisata bersejarah ini merupakan perpaduan peninggalan Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Melayu dan diperkirakan sudah ada sejak abad 11 Masehi. Tempatnya yang menarik dan kaya akan nilai sejarah membuat Candi Muaro Jambi diresmikan sebagai Kawasan Wisata Sejarah Terpadu (KWST) pada 2012 silam oleh mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Tidak hanya wisatawan domestik, beberapa tahun belakangan wisatawan asing pun mulai berdatangan demi bisa menyaksikan langsung tempat yang dulunya pernah dijadikan sebagai salah satu pusat tempat peribadahan agama Budha Tantri Mahayana di negeri ini.

Maybe, sampai disini saja dulu. Silakan baca blogku selanjutnya untuk mengenal destinasi wisata Indonesia lainnya. Ayo sobat ! mulai memilih kemana sobat akan menghabiskan waktu liburan ! 

See you...!

#BanggaIndonesia



Indonesiaku



Assalamu'alaikum sobat...!

You can call me Najma...!, Aku merasa beruntung sekali dilahirkan dan dibesarkan di negara yang amat sangat luas ini, INDONESIA. Yeah, itu adalah negara kebanggaanku....!

INDONESIA. Siapa sih yang nggak tau sama negara kepulauan ini ?, seluruh penduduk planet bumi ini sebagian pasti mengetahui. Aku ingin sedikit berbagi cerita tentang negara ini. So, cekidot...!

Republik Indonesia atau Negara Kesatuan Republik Indonesia, atau lebih umum disebut Indonesia, adalah negara di Asia Tenggara yang dilintasi garis khatulistiwa dan berada di antara daratan benua Asia dan Australia, serta antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia.

            Indonesia merupakan negara kepulauan. Dari sabang sampai merauke ada banyaaaaak bangeeeettt suku nya. Eeett... selain suku, Indonesia juga mempunyai berbagai bahasa daerah lho, adat istiadat nya juga beragam, tari daerah, rumah adat, senjata adat, pakaian adat, itu semua Indonesia punya...! Hahaha bangga kan aku...? Karena nggak semua negara punya ini semua. Uuhh makin cinta wkwk.


Mungkin, kalau aku aku diberikan rezeki berlebih, setelah untuk kepentingan utama akan kugunakan untuk membuka mata seluruh manusia...! Hahaha. Maksudnya gini, aku akan berkeliling di seluruh Indonesia, dan aku akan bisa lebih berbagi cerita tentang Indonesia ini.

Indonesia memiliki banyaaak bangeet destinasi wisata, jika Indonesia mampu mengolah nya dengan baik, hal itu akan sangat menguntungkan. Coba deh sobat lihat, Bali merupakan pulau kecil yang indah. Tidak sedikit turis lokal maupun manca negara yang berlibur disana. Pendapatan daerah itu juga berpengaruh pada pendapatan daerah lainnya.

Indonesia memiliki berbagai peninggalan berharga. Diantaranya tulisan prasasti, candi, bangunan istana atau keraton, dan bangunan monumen atau tugu. Mari kita ulas satu per satu.

Prasasti merupakan peninggalan sejarah yang berbentuk tulisan atau gambar yang diukir pada batu, sehingga juga dikenal dengan nama batu tulis. Isi prasasti biasanya berupa satu peristiwa penting dalam kurun waktu sejarah yang dialami oleh seorang pemimpin kerajaan atau mengenai kerajaan itu sendiri. Bahasa yang digunakan dalam beberapa prasasti berupa huruf Pallawa dan bahasa Sansekerta.

Candi adalah peninggalan bersejarah yang ada di Indonesia berupa bangunan kuno yang terbuat dari batu dan biasanya digunakan sebagai tempat pemujaan atau tempat ibadah untuk para umat Hindu dan Budha pada zaman dulu. Dengan demikian, candi adalah peninggalan kerajaan Hindu dan Budha. Fungsinya untuk memuliakan raja yang telah meninggal dunia dengan bangunan tersebut. Kata candi berasal dari nama salah satu Dewa Durga atau Dewa Maut, yaitu Candika. Pada dindingnya biasanya terdapat ukiran yang disebut relief dan sebagian besar bangunan candi berada di pulau Jawa.
Peninggalan bersejarah di Indonesia juga termasuk bangunan Istana atau Keraton, karena di Indonesia pada zaman dulu banyak sekali kerajaan yang eksis sehingga peninggalannya masih bisa kita temukan hingga saat ini. Peninggalan berupa istana atau keraton tersebut antara lain Istana Maimun Medan, Istana Negara di Jakarta, Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat di Jawa Tengah dan juga Keraton Yogyakarta. Ada juga Istana Siak Sri Indrapura yang dibangun pada 1888 oleh Sultan Makmun. 
Bangunan Monumen dan Tugu merupakan bangunan yang sengaja dibuat untuk melambangkan peringatan terhadap suatu peristiwa dan menghormati jasa perjuangan dari para pahlawan zaman lampau. Indonesia memiliki banyak monumen atau tugu, diantaranya Monumen Nasional (Monas) di Jakarta, Monumen Tugu Muda di Semarang, Monumen Proklamasi di Jakarta, Monumen Palagan Ambarawa di Semarang, Monumen Pers Nasional di Solo, Jateng.
Dari informasi di atas, semoga bisa menambah pengetahuan sobat. Sampai bertemu di blog ku selanjutnya. See you…!

#Let'sShareKnowledge
#BanggaIndonesia




My Experience


Assalamu'alaikum sobat...!

Siapa sih yang nggak suka mendengarkan cerita ? Pasti, sobat-sobat suka saling sharing pengalaman kalian. Apalagi kalau lagi kumpul bareng temen-temen, rasanya nggak afdhol kalau nggak nyeritain pengalaman yang kita punya.

Nah, kali ini, pada blogku aku berkesempatan untuk berbagi pengalaman ku ketika study tour SMP, apalagi SMP itu katanya masa-masa berlian. Tapi berhubung, sebentar lagi akan memasuki Ujian Nasional, dan mapel Bahasa Inggris termasuk yang diujikan, aku ingin mencoba menggunakan bahasa Internasional itu. Semoga sobat pandai berbahasa Inggris ya. Oke, cekidot...!

***

            One year ago, I went there with my teachers and friends. My friends and I were on the same bus.  In the terminal during the afternoon was very crowded. We left Ungaran at 01.00 pm.

            At first, we visited a Buddhagaya Monastery, Watugong. After from there, we went to Jakarta. The journey from Watugong to Jakarta took a long time. I was so exhausted because I had to sit along the journey. Actually, it was a funny journey because I spent all of my time with my friends, like playing games, laughing, and kidding.

            At 2 in the morning, we arrived at hostelry, it located at Graha Wisata Ragunan. After that we directly showered, very fresh. We didn’t feel sleepy, so we shared stories until breakfast time. We had breakfast together.

            After breakfast, we went to Dufan. Before we went out, we prepared some cookies and drinks to bring. Then we arrived in Dufan at 02.00 pm. There are many games in Dufan, like Histeria, Tornado, Biang Lala, Halilintar and others games. The first game which we tried to play was Halilintar, it was amazing and it made me felt instant death. Then we tried to play the others games. The last game which we played was ontang-anting. Played in Dufan made we made it up of time, the clock was showing at 06.00 pm. Next we back to hostelry.

            The following day, we went to Bandung. First destination is Museum of Geology. This museum is a historic museum. This museum is considered a national heritage and are under government protection. This museum store and manage the abundant geological materials, such as fossils, rocks, minerals. Museum of Geology open everyday from 09:00 until 15:00 o’clock Friday except for holidays and public holidays.

            Next our destination, we went to Floating Market located in Lembang Bandung. Like the floating market that is in other places, the floating market in Bandung also has a lot of traders. Merchants selling various kinds of food here. The food sold here taste very good. We got welcome drink, we can choose welcome drink what we want (Cappuccino, Milo, Tea). At the floating market Lembang we enjoyed the beautiful gardens. In floating market we can ride boat. Before we shopped here, we must change money into coins.

            At last, after from Floating Market Lembang, Bandung, we went to Cibaduyut. There we can  shopped at a cheaper price. There are shoes, t-shirt, foods, jacket, clothes, pillow, doll, etc. Cibaduyut was our last visited. Then, we back to Ungaran.


#Let'sTellStories



Delicious Cooking (Serundeng Ayam Yogyakarta)



Assalamu’alaikum sobat…

            Pada Bab ini aku akan men-sharing suatu resep makanan, makanan apa ya ? Oke, tanpa basa-basi aku akan memberikan resep…. Jeng-Jeng-Jeng…!

SERUNDENG AYAM YOGYAKARTA…!



            Simak and let’s cook….!

Bahan :

2 bh ayam filet, rebus matang, memarkan dan suwir-suwir memanjang

200 gram kelapa parut *setengah tua dan kupas kulit arinya (agar tidak hitam ya)

2 lembar daun jeruk, iris tipis

1 btg serai, memarkan

1 sdm air asam jawa

200 ml santan

2 lembar daun salam

1 sdm gula merah, sisir



            Nah, setelah semua bahannya disiapkan, mari kita membuat…. Ting…!

Bumbu Halus :

3 bh cabe merah

8 butir bawang merah

3 siung bawang putih

1 cm jahe

2 cm lengkuas

2 btg serai, ambil putihnya

1 sdt ketumbar bubuk

½ sdt jintan

Garam secukupnya



            Sekarang saatnya kita memasak sobat….!

Cara Membuat :

-          Campur daging ayam suwir dengan bumbu halus, daun jeruk dan air asam.

-          Remas-remas sampai bumbu tercampur dengn rata, diamkan 20 menit.

-          Masukkan ke dalam wajan dan tuangi santai.

-          Masak sampai bumbu meresap dan kuah menyusut.

-          Masukkan kelapa parut dan aduk-aduk dengan api kecil sampai kelapa dan daging menjadi kering.



Note : Kalau sobat tidak menemukan kelapa segar, jangan khawatir sobat bisa menggunakan kelapa kering yang nggak manis lalu diberi sedikit air agar lembab.



            Itulah resep Serundeng Ayam Yogyakarta. Selamat mencoba di rumah sobat…!

#Let'sCook
#SobatDapur
#MakananIndonesia

           

Rabu, 06 Maret 2019

Lentera Metropolitan (Last)



           Aroma khas tanah basah tercium olehku, aroma yang sejak dulu kusukai dan membuat otakku merasa refresh. Berulang-ulang kuhembuskan nafas, dan bersyukur pada Tuhan. Aku sama sekali tak menyangka akan lolos seleksi. Terkadang ketika memandang yang lain, nyali ku menjadi ciut, sampai saat ini pun aku masih merasa tak sejajar dengan mereka.

            Ketika pengumuman itu mengatakan aku lolos, itu artinya aku harus siap dengan segala sesuatu yang akan kuhadapi. Seorang bocah metropolitan yang segala kebutuhannya tersedia, akan merasakan betapa banyak kisah perjuangan dari keringat-keringat yang mereka hasilkan.

            Aku tak habis pikir kenapa mengikuti seleksi itu dan akhirnya dapat lolos, dan tapi aku bukan bocah bodoh yang tidak mengerti apa konsekuensi jika aku lolos mengikuti seleksi. Tinggal dipelosok dengan segala kesusahan fasilitas yang akan aku rasakan. Ketika membaca artikel mengenai keadaan daerah terpencil itu membuat aku langsung mengatakan tidak, namun ada satu hal yang membuatku menjadi yakin untuk mencoba mengikuti seleksi itu, susahnya akses jalan menuju sekolah mereka dan keadaan kelas yang tidak layak tidak menyurutkan semangat mereka untuk menuntut ilmu.

            Aku menjadi ingin bertemu dengan malaikat-malaikat kecil itu, membayangkan senyum dan tawa mereka yang penuh keikhlasan, mendengarkan cerita-cerita lugu mereka, mendengarkan mimpi-mimpi mereka, dan melihat kesucian hati mereka.

            Aku yakin, hal itu akan menjadi lentera hatiku yang telah temaram, dan hatiku yang telah tertutup oleh kerasnya hidup di metropolitan. Yang kuat akan menang, dan yang lemah akan tertindas mungkin tidak lagi berlaku disana.

*****

            Aku tersenyum puas sembari memandangi novel yang kugenggam saat ini. Angin sore yang berhembus membuat rambut hitam ku melambai lambai dan membuat padi-padi menggoyang-goyangkan tubuhnya.

            Jelasnya, aku berhasil menyelesaikan satu novel dan tanpa kusangka ada penerbit yang melirik novelku ini. Aku bukan penulis hebat, apalagi penulis yang mampu benar-benar membawa pembaca ikut hanyut dalam ceritaku. Tetapi, kisah hidupku bersama anak-anak hebat itu membuatku mampu merangkai kata-kata, membuat deretan kalimat menggambarkan cerita-cerita lugu mereka.

            Saat ini novelku mampu menjadi best seller, dan satu minggu sebelum aku pulang ke kampung halamanku, aku membicarakan dengan produsen film yang ingin mengangkat ceritaku, dengan senang hati ku terima tawaran itu. Abak dan  Amak juga setuju, terlebih lagi Uda yang juga penulis.

            Terima kasih banyak malaikat-malaikat kecilku, Uni sangat senang dapat berbagi cerita dengan kalian. Terima kasih atas pelajaran hidup yang sangat berharga. Teruslah jadi anak hebat dan jadilah lentera diantara kegelapan.

Sherina Salma Zubir
Solok, Sumatera Barat.



7 Maret 2019
#Ayomenulis






Selasa, 29 Januari 2019

Hantaman Sang Laut (Last)

           

            Gadis kecil itu berlari-lari sembari bersenandung ria. Setelah menempuh perjalanan jauh, akhirnya mereka sampai di tempat itu.
            Sedari matahari bersinar terik hingga senja, keluarga kecil itu tidak beranjak dari pantai, tempat impian Kayla yang kini telah terwujud. Kayla senang, begitu pun dengan orang tuanya, orang tua mana yang tidak bahagia melihat kegembiraan buah hatinya? Namun, di sisi lain, ada sebuah perasaan yang bertolak belakang. Bagaimana bisa, ketika hati ibunya sedang senang justru ada perasaan risau bagai menyelimuti. Tetapi, ucapan tasbih mampu menenangkan sedikit perasaan tak enak yang sedang dirasakannya.

                                                                       ~~~~~~~
       
            "Kayla sayang, ayo kita pulang" ajak ibunya
            "Yahh,, Kay masih mau disini" jawabnya sembari memanyunkan mulut kecilnya
            "Yasudah, kita disini sampai jam 8 ya" akhirnya sang ayah berujar
            "Asiikkkk makasihh" Senyuman gadis itu nampak tak akan pernah dilihat lagi oleh ibunya.
            Ayah melihat arlojinya, sudah pukul 8 lebih, akan tetapi Kayla masih tak mau pulang.
Ibu nya masih memaksa agar Kayla mau menuruti perintahnya untuk pulang, akhirnya Kayla menuruti. Mereka masih berkemas, menjumputi sampah snack mereka dan memberesi mainan Kayla yang dibawa ke pantai.
            Namun, seperti mimpi buruk. Ombak yang awalnya terlihat seperti ombak biasa dari jauh, rupanya bukan ombak yang ramah, bukan ombak yang suka berbasa-basi. Cepat, sungguh cepat, ombak itu mendekat ke arah keluarga kecil itu, ayahnya yang ingin menggandeng istri dan Kayla, buah hatinya, tidak mampu meraih tangan mereka. Berpisah, ya, mereka berpisah dalam sekejap. Ombak itu menyapu dengan santai, tidak, Kayla tidak setuju dengan kalimat itu, ombak itu telah menghantamnya dengan keras, sangat keras.
            Menghantam seluruh yang ia punya, orang tuanya? Iya, Kayla sekarang bagai bocah malang yang sendiri, kenangan? Oh mungkin tidak, memori Kayla masih baik, Kayla masih bisa mengingat kenangan itu semua, namun Kayla yakin kenangan buruk akan menutupinya, lalu kebahagiaan? Tak perlu ditanya, kebahagiaan Kayla lenyap begitu saja.
           Rasanya seperti mati, tak berdaya. Gadis kecil itu tidak bisa berpikir dengan otak pintarnya bagaimana cara agar ia selamat. Ia hanya mengikuti kemana arus itu berjalan, menabrak beberapa benda-benda, tak ada yang bisa ia genggam. Namun, seperti keajaiban, badannya menabrak batang pohon, dengan lemas dan mata terpejam, tangannya meraih batang itu. Ia pasrah.

                                                         ~~~~~~~~
         
            Kayla si gadis kecil yang malang membuka matanya perlahan. Ia tak mengerti, kiranya ia sudah tak bernyawa, ternyata dirinya masih bisa bernafas. Ia berada di tenda, Kayla mendudukan badannya yang lemas dan mengintip ke luar. Betapa terkejutnya, semua hancur menjadi berkeping-keping. Namun, ia langsung teringat orang tuanya. Dengan susah payah, Kayla berlari keluar dan berteriak mencari kedua orang tuanya. Ia berlari tanpa arah, air mata terjun bebas dari mata sayu nya.
             Beberapa hari setelahnya, Kayla masih dirawat di rumah sakit. Terkadang, seorang suster akan membacakan beberapa dongeng. Namun, untuk saat ini ia menolak, ia memilih ke taman rumah sakit tanpa ditemani siapapun.
             Kayla duduk di kursi, matanya menatap lurus ke depan, tatapannya kosong. Ia rindu pada orang tuanya, Kayla tidak tau jalan pulang ke rumahnya. Ia tidak tau, bagaimana dia akan hidup, dia tidak tau siapa yang akan mau merawatnya. Kayla masih terlalu kecil, ia hanya bisa pasrah dan berdoa.
           Tiba-tiba seseorang wanita mendekatinya, memberinya coklat sembari tersenyum manis. Wanita itu mengajknya bercerita, Kayla senang bisa mengobrol dengannya. Rasa sedih Kayla perlahan hilang.

                                                          ~~~~~~~~~

              "Kay, bengong aja daritadi. Lagi mikirin apa?"
              "Eh nggak kok bun, hehe" Jawab Kayla kepada ibunya. Ia tersadar dari lamunannya.
Kayla tersenyum, ia bersyukur, Allah telah memberi wanita yang saat ini menjadi ibunya. Ibunya benar-benar mencintainya walaupun Kayla bukan anak kandungnya, Kayla kecil mungkin berpikir, masa depannya tak akan indah. Namun Kayla yang sekarang, dapat merasakan kebahagiaan hidupnya telah ia dapatkan.


Tamat

29 Januari 2019












Selasa, 25 Desember 2018

Hantaman Sang Laut (Part1)


   

         "Emm... Sepertinya warna ini cocok", gumamku sembari menggoreskan kuas di atasnya.
         Aku berhenti sejenak, memandangi kanvas di depaku. Hembusan nafas halus kuluncurkan dan kembali menggoreskan kuas sebagai perapi lukisanku. Aku memincingkan sebelah mataku dan tersenyum puas. "Not bad".

                                                                       ~~~~
   
        "Alhamdulillah, jadi juga kan topinya", bunda berujar menarik perhatianku.
        "Wah, iya bun, bagus banget. Rajutannya rapi pula", aku meletakkan handphone di meja depanku.
        " Nih, dipakai" "Hahaha makasih bunda", aku memberi pelukan yang dibalas oleh bunda. Rasa sayang yang diberikannya mampu menutupi luka yang kuderita sebab kejadian beberapa tahun lalu.

        Aku berjalan menuju kamar  menggunakan piyama hadiah ulang tahunku yang ke-14. Langkahku terhenti, lukisan yang kubuat tadi menarik perhatianku. Bukan, aku sedang tidak memuji keindahan karyaku, tetapi cerita yang berada di lukisan itu mengingatkanku akan suatu tragedi.
        Aku tersenyum getir, rupanya aku memang belum sepenuhnya dapat melupakannya. Yah, semua pasti satu pendapat denganku. Musibah seperti itu memang terlalu berat untuk anak seusia ku saat itu.
        Ingatanku berputar beberapa tahun silam. 2018, pada tahun itulah tragedi mengerikan itu terjadi.
     
                                                                        ~~~~
     
        "Ayoo maahh..., kita jadi kan pergi ke pantai?" bocah kecil itu menggoyang-nggoyangkan lengan ibu nya.
       "Ayo paah.., kayla jadi kan berlibur di pantai? Ayo paah.. Ayo maah.. Kita berangkat" rengek gadis kecil yang bernama Kayla. Gadis itu tak henti-hentinya memohon kepada orang tuanya agar mereka dapat berlibur bersama.
       "Kapan-kapan aja ya sayang, papah lagi banyak kerjaan", akhirnya sang ibu berujar kepada putri semata wayangnya itu. Gadis kecil itu memajukan bibirnya, seakan tak terima dengan tolakan ibunya. Ia masih terus merengek.
       " Ayo mah, ayo pah.., Kayla kan pingin jalan-jalan ke pantai kayak teman-teman Kayla", bagaimanapun juga sang ibu memiliki hati yang lembut, ia tak akan membiarkan putri nya menjadi sedih dan kecewa.
       "Ya sudah, sebentar ya sayang. Mamah bicara dulu sama papah", wanita itu tersenyum melihat putrinya memperlihatkan deretan gigi putihnya yang rapi.
       " Pah, tunda dulu saja pekerjaanmu itu. Kita pergi berlibur ke pantai dahulu, Kayla ingin sekali pergi ke sana"
       "Tapi mah, pekerjaan ku memang benar-benar menumpuk, lagi pula kondisi pantai sedang..."
      "Ah ayolah pah, kita berlibur tak akan lama. Setelah pulang nanti, papah bisa melanjutkan nya lagi". Sang ayah menghembuskan nafasnya, merasa tak dapat menolak, ia pun mengiyakan keinginan putri kecilnya itu.

Bersambung...



26 Desember 2018

Tinggalkan jejak~~~